https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Pendidikan Pengetahuan Digital 890001Pendidikan Pengetahuan Digital 890002Pendidikan Pengetahuan Digital 890003Pendidikan Pengetahuan Digital 890004Pendidikan Pengetahuan Digital 890005Pendidikan Pengetahuan Digital 890006Pendidikan Pengetahuan Digital 890007Pendidikan Pengetahuan Digital 890008Pendidikan Pengetahuan Digital 890009Pendidikan Pengetahuan Digital 890010Pendidikan Pengetahuan Digital 890011Pendidikan Pengetahuan Digital 890012Pendidikan Pengetahuan Digital 890013Pendidikan Pengetahuan Digital 890014Pendidikan Pengetahuan Digital 890015Pendidikan Pengetahuan Digital 890016Pendidikan Pengetahuan Digital 890017Pendidikan Pengetahuan Digital 890018Pendidikan Pengetahuan Digital 890019Pendidikan Pengetahuan Digital 890020Pendidikan Pengetahuan Digital 890021Pendidikan Pengetahuan Digital 890022Pendidikan Pengetahuan Digital 890023Pendidikan Pengetahuan Digital 890024Pendidikan Pengetahuan Digital 890025Pendidikan Pengetahuan Digital 890026Pendidikan Pengetahuan Digital 890027Pendidikan Pengetahuan Digital 890028Pendidikan Pengetahuan Digital 890029Pendidikan Pengetahuan Digital 890030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Pendidikan Pengetahuan Digital 890001Pendidikan Pengetahuan Digital 890002Pendidikan Pengetahuan Digital 890003Pendidikan Pengetahuan Digital 890004Pendidikan Pengetahuan Digital 890005Pendidikan Pengetahuan Digital 890006Pendidikan Pengetahuan Digital 890007Pendidikan Pengetahuan Digital 890008Pendidikan Pengetahuan Digital 890009Pendidikan Pengetahuan Digital 890010Pendidikan Pengetahuan Digital 890011Pendidikan Pengetahuan Digital 890012Pendidikan Pengetahuan Digital 890013Pendidikan Pengetahuan Digital 890014Pendidikan Pengetahuan Digital 890015Pendidikan Pengetahuan Digital 890016Pendidikan Pengetahuan Digital 890017Pendidikan Pengetahuan Digital 890018Pendidikan Pengetahuan Digital 890019Pendidikan Pengetahuan Digital 890020Pendidikan Pengetahuan Digital 890021Pendidikan Pengetahuan Digital 890022Pendidikan Pengetahuan Digital 890023Pendidikan Pengetahuan Digital 890024Pendidikan Pengetahuan Digital 890025Pendidikan Pengetahuan Digital 890026Pendidikan Pengetahuan Digital 890027Pendidikan Pengetahuan Digital 890028Pendidikan Pengetahuan Digital 890029Pendidikan Pengetahuan Digital 890030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030

Blog

  • Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan visitasi tim penilai dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, bersama Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, serta sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho dan Kadivpropam Polri, Irjen Abdul Karim didampingi Karo PID Brigjen Pol Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen Pol S. Erlangga, serta sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Rangkaian visitasi diawali dengan kunjungan ke Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri, dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro memberikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi yang dinilainya lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujarnya.

    Donny menilai bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” tambahnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, bahkan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Ketua KIP menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian nasional keterbukaan informasi publik dan menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkokoh transparansi dalam layanan kepada masyarakat.

  • Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Tim penilai Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan kunjungan dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri. KIP mengapresiasi struktur keterbukaan informasi di lingkungan Polri.
    Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025), visitasi tim penilai KIP itu dilakukan pada Kamis kemarin. Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, memimpin langsung kunjungan tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, dan sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyambut kedatangan rombongan KIP. Turut mendampingi Karo PID Brigjen Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen S. Erlangga, dan sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Tim penilai KIP memulai kegiatan visitasi dengan melihat Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri. Kemudian dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Dalam kesempatan itu, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi. Dalam konteks itu, Donny menilai Polri lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujar Donny.

    Donny menilai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Dia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” ujarnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, dan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Donny menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

  • Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Tim penilai Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan kunjungan dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri. KIP mengapresiasi struktur keterbukaan informasi di lingkungan Polri.
    Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025), visitasi tim penilai KIP itu dilakukan pada Kamis kemarin. Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, memimpin langsung kunjungan tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, dan sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyambut kedatangan rombongan KIP. Turut mendampingi Karo PID Brigjen Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen S. Erlangga, dan sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Tim penilai KIP memulai kegiatan visitasi dengan melihat Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri. Kemudian dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Dalam kesempatan itu, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi. Dalam konteks itu, Donny menilai Polri lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujar Donny.

    Donny menilai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Dia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” ujarnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, dan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Donny menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

  • Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Tim penilai Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan kunjungan dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri. KIP mengapresiasi struktur keterbukaan informasi di lingkungan Polri.
    Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025), visitasi tim penilai KIP itu dilakukan pada Kamis kemarin. Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, memimpin langsung kunjungan tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, dan sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyambut kedatangan rombongan KIP. Turut mendampingi Karo PID Brigjen Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen S. Erlangga, dan sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Tim penilai KIP memulai kegiatan visitasi dengan melihat Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri. Kemudian dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Dalam kesempatan itu, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi. Dalam konteks itu, Donny menilai Polri lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujar Donny.

    Donny menilai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Dia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” ujarnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, dan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Donny menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

  • Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Foto: Kapolda Metro Jaya pimpin apel bersama para satpam dan satkamling se-Jakarta (Wildan/detikcom)
    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin apel Pam Swakarsa bersama ribuan Satpam dan Satkamling dari seluruh Jakarta. Asep mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
    “Apel ini diikuti lebih dari 1.500 orang. Terdiri dari kurang lebih 800 personel Satpam dan 500 personel Satkamling,” kata Irjen Asep dalam amanatnya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025).

    Asep mengatakan aktivitas masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru akan melonjak hingga 60%, terutama di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, bandara hingga ruang publik lainnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling untuk meningkatkan kewaspadaan saat ada lonjakan aktivitas warga.

    “Menandakan akan ada peningkatan potensi gangguan Kamtibmas, seperti adanya pecurian, percopetan, scamming ATM, penipuan digital, dan kejahatan jalan lainnya yang memanfaatkan kelengahan kita semua. Untuk itu, kita tidak boleh gentar, justru inilah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kita kepada masyarakat,” jelasnya.

    Asep menegaskan Satpam merupakan sosok terdepan untuk mendeteksi gangguan keamanan. Dia mengajak Satpam dan Satkamling untuk sama-sama menjaga keamanan saat Natal dan Tahun Baru.

    “Sehingga malam pergantian tahun yang akan sering kali disertai risiko adanya petasan, kebakaran, situasi panik atau gangguan akibat pengaruh hal-hal yang negatif,” kata dia.

    “Belum lagi ancaman tersembunyi, seperti aksi teror yang tidak boleh kita remehkan. Dalam situasi ini, deteksi dini dan pelaporan cepat menjadi benteng pertahanan pertama,” imbuhnya.

    Dia mengajak para Satpam dan Satkamling terus bersinergi. Dia mengajak mereka melakukan pengamanan yang berlapis di titik rawan.

    “Laksanakan pengamanan yang berlapis, mulai dari pemeriksaan akses masuk, patroli, hingga pengawasan di titik-titik rawam. Ketiga, deteksi dini dan respon cepat. Informasi siapapun harus segera diteruskan ke Polsek atau Polres,” imbuhnya.

    Dia juga mengingatkan Satpam dan Satkamling selalu bersikap humanis. Dia meminta mereka bersinergi melaporkan potensi gangguan keamanan agar bisa ditangani lebih cepat.

    “Apel ini bukan seremonial semata, ini adalah sebagai simbol tekad bersama untuk menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan damai. Melalui Program Jaga Jakarta yang merupakan empat pilar, Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Keamanan. Mari kita wujudkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

  • Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

    Foto: Kapolda Metro Jaya pimpin apel bersama para satpam dan satkamling se-Jakarta (Wildan/detikcom)
    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin apel Pam Swakarsa bersama ribuan Satpam dan Satkamling dari seluruh Jakarta. Asep mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
    “Apel ini diikuti lebih dari 1.500 orang. Terdiri dari kurang lebih 800 personel Satpam dan 500 personel Satkamling,” kata Irjen Asep dalam amanatnya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025).

    Asep mengatakan aktivitas masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru akan melonjak hingga 60%, terutama di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, bandara hingga ruang publik lainnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling untuk meningkatkan kewaspadaan saat ada lonjakan aktivitas warga.

    “Menandakan akan ada peningkatan potensi gangguan Kamtibmas, seperti adanya pecurian, percopetan, scamming ATM, penipuan digital, dan kejahatan jalan lainnya yang memanfaatkan kelengahan kita semua. Untuk itu, kita tidak boleh gentar, justru inilah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kita kepada masyarakat,” jelasnya.

    Asep menegaskan Satpam merupakan sosok terdepan untuk mendeteksi gangguan keamanan. Dia mengajak Satpam dan Satkamling untuk sama-sama menjaga keamanan saat Natal dan Tahun Baru.

    “Sehingga malam pergantian tahun yang akan sering kali disertai risiko adanya petasan, kebakaran, situasi panik atau gangguan akibat pengaruh hal-hal yang negatif,” kata dia.

    “Belum lagi ancaman tersembunyi, seperti aksi teror yang tidak boleh kita remehkan. Dalam situasi ini, deteksi dini dan pelaporan cepat menjadi benteng pertahanan pertama,” imbuhnya.

    Dia mengajak para Satpam dan Satkamling terus bersinergi. Dia mengajak mereka melakukan pengamanan yang berlapis di titik rawan.

    “Laksanakan pengamanan yang berlapis, mulai dari pemeriksaan akses masuk, patroli, hingga pengawasan di titik-titik rawam. Ketiga, deteksi dini dan respon cepat. Informasi siapapun harus segera diteruskan ke Polsek atau Polres,” imbuhnya.

    Dia juga mengingatkan Satpam dan Satkamling selalu bersikap humanis. Dia meminta mereka bersinergi melaporkan potensi gangguan keamanan agar bisa ditangani lebih cepat.

    “Apel ini bukan seremonial semata, ini adalah sebagai simbol tekad bersama untuk menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan damai. Melalui Program Jaga Jakarta yang merupakan empat pilar, Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Keamanan. Mari kita wujudkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

  • Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberi penghargaan kepada empat Satpam dan Satkamling berprestasi di Jakarta. Di antara mereka, ada yang menggagalkan aksi maling berpistol.
    Penghargaan diberikan saat apel Pam Swakarsa di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025) pagi. Irjen Asep mengucapkan terima kasih atas aksi para Satpam berprestasi itu.

    “Tentunya kami selaku Kapolda dan jajaran mengapresiasi hal ini memberikan penghargaan setinggi-tingginya sudah bisa menggagalkan suatu kejahatan, bisa menangkap pelakunya dan juga membantu kegiatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam Ataupun kebakaran yang ada di wilayah lingkungan warganya,” kata Irjen Asep kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

    1. Tri Agus Wiyono, satpam Kantor Pegadaian di Kota Depok

    Pada 10 Juli 2025 lalu, dia berhasil menggagalkan aksi perampokan terhadap nasabah senilai Rp 300 juta. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus gembos ban.

    2. Sandra Pujangga Hadi, satpam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2

    Pada 22 Agustus 2025 lalu, Sandra mengamankan pelaku pencurian spion mobil. Dalam aksinya, para pelaku mempersenjatai diri dengan menggunakan senjata api.

    3. Syahrul, Satkamling RW 14, Cengkareng, Jakarta Barat

    Syahrul berperan dalam membantu mengatasi korsleting listrik, mengatasi kebakaran hingga menangkap maling di wilayah Cengkareng.

    4. Rianto Cahaya Putra, Satkamling Petukangan Utara

    Rianto diberikan penghargaan oleh Polda Metro Jaya setelah berhasil mengamankan pelaku tawuran remaja di wilayah Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

  • Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberi penghargaan kepada empat Satpam dan Satkamling berprestasi di Jakarta. Di antara mereka, ada yang menggagalkan aksi maling berpistol.
    Penghargaan diberikan saat apel Pam Swakarsa di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025) pagi. Irjen Asep mengucapkan terima kasih atas aksi para Satpam berprestasi itu.

    “Tentunya kami selaku Kapolda dan jajaran mengapresiasi hal ini memberikan penghargaan setinggi-tingginya sudah bisa menggagalkan suatu kejahatan, bisa menangkap pelakunya dan juga membantu kegiatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam Ataupun kebakaran yang ada di wilayah lingkungan warganya,” kata Irjen Asep kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

    1. Tri Agus Wiyono, satpam Kantor Pegadaian di Kota Depok

    Pada 10 Juli 2025 lalu, dia berhasil menggagalkan aksi perampokan terhadap nasabah senilai Rp 300 juta. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus gembos ban.

    2. Sandra Pujangga Hadi, satpam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2

    Pada 22 Agustus 2025 lalu, Sandra mengamankan pelaku pencurian spion mobil. Dalam aksinya, para pelaku mempersenjatai diri dengan menggunakan senjata api.

    3. Syahrul, Satkamling RW 14, Cengkareng, Jakarta Barat

    Syahrul berperan dalam membantu mengatasi korsleting listrik, mengatasi kebakaran hingga menangkap maling di wilayah Cengkareng.

    4. Rianto Cahaya Putra, Satkamling Petukangan Utara

    Rianto diberikan penghargaan oleh Polda Metro Jaya setelah berhasil mengamankan pelaku tawuran remaja di wilayah Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

  • Pesan Kapolri Saat Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan
    Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

    Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

    “Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sigit dalam amanatnya.

    Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

    Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

    “Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing,” ujar Sigit.

    Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

    Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

    “Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Sigit.

    Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

    Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

    “Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, ‘TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara’,” tutur Sigit.

    Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    “Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” tutup Sigit.

  • Pesan Kapolri Saat Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan
    Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

    Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

    “Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sigit dalam amanatnya.

    Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

    Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

    “Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing,” ujar Sigit.

    Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

    Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

    “Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Sigit.

    Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

    Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

    “Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, ‘TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara’,” tutur Sigit.

    Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    “Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” tutup Sigit.