slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77Ejurnal Setia Budi 288001Ejurnal Setia Budi 288002Ejurnal Setia Budi 288003Ejurnal Setia Budi 288004Ejurnal Setia Budi 288005Ejurnal Setia Budi 288006Ejurnal Setia Budi 288007Ejurnal Setia Budi 288008Ejurnal Setia Budi 288009Ejurnal Setia Budi 288010Ejurnal Setia Budi 288011Ejurnal Setia Budi 288012Ejurnal Setia Budi 288013Ejurnal Setia Budi 288014Ejurnal Setia Budi 288015Ejurnal Setia Budi 288016Ejurnal Setia Budi 288017Ejurnal Setia Budi 288018Ejurnal Setia Budi 288019Ejurnal Setia Budi 288020Ejurnal Setia Budi 288021Ejurnal Setia Budi 288022Ejurnal Setia Budi 288023Ejurnal Setia Budi 288024Ejurnal Setia Budi 288025Ejurnal Setia Budi 288026Ejurnal Setia Budi 288027Ejurnal Setia Budi 288028Ejurnal Setia Budi 288029Ejurnal Setia Budi 288030Ejurnal Setia Budi 288031Ejurnal Setia Budi 288032Ejurnal Setia Budi 288033Ejurnal Setia Budi 288034Ejurnal Setia Budi 288035Ejurnal Setia Budi 288036Ejurnal Setia Budi 288037Ejurnal Setia Budi 288038Ejurnal Setia Budi 288039Ejurnal Setia Budi 288040Ejurnal Setia Budi 288041Ejurnal Setia Budi 288042Ejurnal Setia Budi 288043Ejurnal Setia Budi 288044Ejurnal Setia Budi 288045Ejurnal Setia Budi 288046Ejurnal Setia Budi 288047Ejurnal Setia Budi 288048Ejurnal Setia Budi 288049Ejurnal Setia Budi 288050Ejurnal Setia Budi 288051Ejurnal Setia Budi 288052Ejurnal Setia Budi 288053Ejurnal Setia Budi 288054Ejurnal Setia Budi 288055Ejurnal Setia Budi 288056Ejurnal Setia Budi 288057Ejurnal Setia Budi 288058Ejurnal Setia Budi 288059Ejurnal Setia Budi 288060Ejournal Setia Budi 288061Ejournal Setia Budi 288062Ejournal Setia Budi 288063Ejournal Setia Budi 288064Ejournal Setia Budi 288065Ejournal Setia Budi 288066Ejournal Setia Budi 288067Ejournal Setia Budi 288068Ejournal Setia Budi 288069Ejournal Setia Budi 288070Ejournal Setia Budi 288071Ejournal Setia Budi 288072Ejournal Setia Budi 288073Ejournal Setia Budi 288074Ejournal Setia Budi 288075Ejournal Setia Budi 288076Ejournal Setia Budi 288077Ejournal Setia Budi 288078Ejournal Setia Budi 288079Ejournal Setia Budi 288080Ejournal Setia Budi 288081Ejournal Setia Budi 288082Ejournal Setia Budi 288083Ejournal Setia Budi 288084Ejournal Setia Budi 288085Ejournal Setia Budi 288086Ejournal Setia Budi 288087Ejournal Setia Budi 288088Ejournal Setia Budi 288089Ejournal Setia Budi 288090slot gacorJournal Cattleyadf 8181Journal Cattleyadf 8182Journal Cattleyadf 8183Journal Cattleyadf 8184Journal Cattleyadf 8185Journal Cattleyadf 8186Journal Cattleyadf 8187Journal Cattleyadf 8188Journal Cattleyadf 8189Journal Cattleyadf 8190Journal Cattleyadf 8191Journal Cattleyadf 8192Journal Cattleyadf 8193Journal Cattleyadf 8194Journal Cattleyadf 8195Journal Cattleyadf 8196Journal Cattleyadf 8197Journal Cattleyadf 8198Journal Cattleyadf 8199Journal Cattleyadf 8200Journal Cattleyadf 8201Journal Cattleyadf 8202Journal Cattleyadf 8203Journal Cattleyadf 8204Journal Cattleyadf 8205Journal Cattleyadf 8206Journal Cattleyadf 8207Journal Cattleyadf 8208Journal Cattleyadf 8209Journal Cattleyadf 8210kabupaten Ende Tengah 0001kabupaten Ende Tengah 0002kabupaten Ende Tengah 0003kabupaten Ende Tengah 0004kabupaten Ende Tengah 0005kabupaten Ende Tengah 0006kabupaten Ende Tengah 0007kabupaten Ende Tengah 0008kabupaten Ende Tengah 0009kabupaten Ende Tengah 0010kabupaten Ende Tengah 0011kabupaten Ende Tengah 0012kabupaten Ende Tengah 0013kabupaten Ende Tengah 0014kabupaten Ende Tengah 0015kabupaten Ende Tengah 0016kabupaten Ende Tengah 0017kabupaten Ende Tengah 0018kabupaten Ende Tengah 0019kabupaten Ende Tengah 0020Portal Data Grobogan 8990001Portal Data Grobogan 8990002Portal Data Grobogan 8990003Portal Data Grobogan 8990004Portal Data Grobogan 8990005Portal Data Grobogan 8990006Portal Data Grobogan 8990007Portal Data Grobogan 8990008Portal Data Grobogan 8990009Portal Data Grobogan 8990010Portal Data Grobogan 8990011Portal Data Grobogan 8990012Portal Data Grobogan 8990013Portal Data Grobogan 8990014Portal Data Grobogan 8990015Portal Data Grobogan 8990016Portal Data Grobogan 8990017Portal Data Grobogan 8990018Portal Data Grobogan 8990019Portal Data Grobogan 8990020RSUD Cilegon 8990001RSUD Cilegon 8990002RSUD Cilegon 8990003RSUD Cilegon 8990004RSUD Cilegon 8990005RSUD Cilegon 8990006RSUD Cilegon 8990007RSUD Cilegon 8990008RSUD Cilegon 8990009RSUD Cilegon 8990010RSUD Cilegon 8990011RSUD Cilegon 8990012RSUD Cilegon 8990013RSUD Cilegon 8990014RSUD Cilegon 8990015RSUD Cilegon 8990016RSUD Cilegon 8990017RSUD Cilegon 8990018RSUD Cilegon 8990019RSUD Cilegon 8990020KONI BANTEN INDONESIA 268990001KONI BANTEN INDONESIA 268990002KONI BANTEN INDONESIA 268990003KONI BANTEN INDONESIA 268990004KONI BANTEN INDONESIA 268990005KONI BANTEN INDONESIA 268990006KONI BANTEN INDONESIA 268990007KONI BANTEN INDONESIA 268990008KONI BANTEN INDONESIA 268990009KONI BANTEN INDONESIA 268990010KONI BANTEN INDONESIA 268990011KONI BANTEN INDONESIA 268990012KONI BANTEN INDONESIA 268990013KONI BANTEN INDONESIA 268990014KONI BANTEN INDONESIA 268990015KONI BANTEN INDONESIA 268990016KONI BANTEN INDONESIA 268990017KONI BANTEN INDONESIA 268990018KONI BANTEN INDONESIA 268990019KONI BANTEN INDONESIA 268990020

Blog

  • Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Kapolda Sumsel Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumsel Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Kapolda Sumsel Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumsel Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.