https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan Judibahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampusOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Edukasi Dunia Digital 74021Edukasi Dunia Digital 74022Edukasi Dunia Digital 74023Edukasi Dunia Digital 74024Edukasi Dunia Digital 74025Edukasi Dunia Digital 74026Edukasi Dunia Digital 74027Edukasi Dunia Digital 74028Edukasi Dunia Digital 74029Edukasi Dunia Digital 74030Edukasi Dunia Digital 74031Edukasi Dunia Digital 74032Edukasi Dunia Digital 74033Edukasi Dunia Digital 74034Edukasi Dunia Digital 74035Edukasi Dunia Digital 74036Edukasi Dunia Digital 74037Edukasi Dunia Digital 74038Edukasi Dunia Digital 74039Edukasi Dunia Digital 74040
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan Judibahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampusOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Edukasi Dunia Digital 74021Edukasi Dunia Digital 74022Edukasi Dunia Digital 74023Edukasi Dunia Digital 74024Edukasi Dunia Digital 74025Edukasi Dunia Digital 74026Edukasi Dunia Digital 74027Edukasi Dunia Digital 74028Edukasi Dunia Digital 74029Edukasi Dunia Digital 74030Edukasi Dunia Digital 74031Edukasi Dunia Digital 74032Edukasi Dunia Digital 74033Edukasi Dunia Digital 74034Edukasi Dunia Digital 74035Edukasi Dunia Digital 74036Edukasi Dunia Digital 74037Edukasi Dunia Digital 74038Edukasi Dunia Digital 74039Edukasi Dunia Digital 74040

Kategori: Blog

  • Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi

    Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi


    Jakarta – Warga Jakarta Selatan dibuat resah oleh praktik parkir liar bertarif tidak wajar di area Setiabudi. Pada Kamis, 16 Januari 2026, seorang warga melaporkan melalui layanan darurat Call Center 110 bahwa dirinya diminta membayar Rp10.000 untuk parkir sepeda motor selama kira-kira tiga jam di pertigaan dekat Sudirman Tower dan Plaza Semanggi. Aduan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

    Mendapat laporan tersebut, Polsek Metro Setiabudi langsung bergerak meninjau lokasi pada siang hari yang sama. Petugas yang dipimpin Pawas Iptu Rudi Anton bersama anggota piket Binmas dan Pospol melakukan pengecekan kondisi di lapangan. Dari hasil verifikasi, polisi mendapati bahwa aktivitas parkir liar tersebut menggunakan sebagian badan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu ketertiban lalu lintas.

    Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, tarif resmi parkir sepeda motor di kawasan itu seharusnya adalah Rp5.000 untuk durasi maksimal lima jam. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada para juru parkir di lokasi agar tidak lagi memungut biaya di luar ketentuan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir.

    Insiden ini sekaligus menjadi contoh nyata pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan praktik yang meresahkan melalui layanan publik seperti Call Center 110. Polisi pun mengajak warga untuk tetap waspada dan tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

     

     

  • Halo Dunia News : Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi

    Halo Dunia News : Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi

    Parkir Liar Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Lapor 110 Polisi


    Jakarta – Warga Jakarta Selatan dibuat resah oleh praktik parkir liar bertarif tidak wajar di area Setiabudi. Pada Kamis, 16 Januari 2026, seorang warga melaporkan melalui layanan darurat Call Center 110 bahwa dirinya diminta membayar Rp10.000 untuk parkir sepeda motor selama kira-kira tiga jam di pertigaan dekat Sudirman Tower dan Plaza Semanggi. Aduan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

    Mendapat laporan tersebut, Polsek Metro Setiabudi langsung bergerak meninjau lokasi pada siang hari yang sama. Petugas yang dipimpin Pawas Iptu Rudi Anton bersama anggota piket Binmas dan Pospol melakukan pengecekan kondisi di lapangan. Dari hasil verifikasi, polisi mendapati bahwa aktivitas parkir liar tersebut menggunakan sebagian badan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu ketertiban lalu lintas.

    Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, tarif resmi parkir sepeda motor di kawasan itu seharusnya adalah Rp5.000 untuk durasi maksimal lima jam. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada para juru parkir di lokasi agar tidak lagi memungut biaya di luar ketentuan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir.

    Insiden ini sekaligus menjadi contoh nyata pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan praktik yang meresahkan melalui layanan publik seperti Call Center 110. Polisi pun mengajak warga untuk tetap waspada dan tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

     

     

  • Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • Halo Dunia : Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Halo Dunia : Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Press Release BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • Halo Dunia : BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Halo Dunia : BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    BPOM Beri Nilai A+ untuk SPPG Polri Cipinang, Puji Standar Keamanan Pangan Unggul

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • Kepala BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    Kepala BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • Halo Dunia : BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP

    Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.

    Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

    Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

    “Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.

    Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

    “Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

  • Halo DUNIA : Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 500 Butir Ekstasi di Apartemen Jakbar, Dua Pria Diamankan

    Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 500 Butir Ekstasi di Apartemen Jakbar, Dua Pria Diamankan

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ekstasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti berupa 500 butir pil ekstasi.

    Plh Kanit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba PMJ, AKP Joko, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jakarta Barat.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdit 1 Ditresnarkoba PMJ langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dimaksud. Petugas kemudian mengamankan dua orang tersangka dan melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara.

    Kedua tersangka masing-masing berinisial A (35) dan F (25), keduanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka diamankan di Apartemen Mediterania, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

    “Mengamankan dua orang tersangka berinisial A dan F di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Barat,” ujar AKP Joko.

    Dari tangan para tersangka, petugas menyita 500 butir narkotika jenis ekstasi serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

    “Setelah kami geledah, kami mengamankan 500 butir ekstasi” tambah AKP Joko

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial A yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO). Narkotika jenis ekstasi tersebut didapat melalui pengiriman jasa ekspedisi.

    Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.