slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiakencang77slot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorJournal Digital 001Journal Digital 002Journal Digital 003Journal Digital 004Journal Digital 005Journal Digital 006Journal Digital 007Journal Digital 008Journal Digital 009Journal Digital 010Journal Digital 011Journal Digital 012Journal Digital 013Journal Digital 014Journal Digital 015Journal Digital 016Journal Digital 017Journal Digital 018Journal Digital 019Journal Digital 020Game Digital 001Game Digital 002Game Digital 003Game Digital 004Game Digital 005Game Digital 006Game Digital 007Game Digital 008Game Digital 009Game Digital 010Game Digital 011Game Digital 012Game Digital 013Game Digital 014Game Digital 015Game Digital 016Game Digital 017Game Digital 018Game Digital 019Game Digital 020berita 0001berita 0002berita 0003berita 0004berita 0005berita 0006berita 0007berita 0008berita 0009berita 0010berita 0011berita 0012berita 0013berita 0014berita 0015berita 0016berita 0017berita 0018berita 0019berita 0020Artikel 89001Artikel 89002Artikel 89003Artikel 89004Artikel 89005Artikel 89006Artikel 89007Artikel 89008Artikel 89009Artikel 89010Artikel 89011Artikel 89012Artikel 89013Artikel 89014Artikel 89015Artikel 89016Artikel 89017Artikel 89018Artikel 89019Artikel 89020jawatengah UMKM 899001jawatengah UMKM 899002jawatengah UMKM 899003jawatengah UMKM 899004jawatengah UMKM 899005jawatengah UMKM 899006jawatengah UMKM 899007jawatengah UMKM 899008jawatengah UMKM 899009jawatengah UMKM 899010jawatengah UMKM 899011jawatengah UMKM 899012jawatengah UMKM 899013jawatengah UMKM 899014jawatengah UMKM 899015jawatengah UMKM 899016jawatengah UMKM 899017jawatengah UMKM 899018jawatengah UMKM 899019jawatengah UMKM 899020LSP Lemhanas 799001LSP Lemhanas 799002LSP Lemhanas 799003LSP Lemhanas 799004LSP Lemhanas 799005LSP Lemhanas 799006LSP Lemhanas 799007LSP Lemhanas 799008LSP Lemhanas 799009LSP Lemhanas 799010LSP Lemhanas 799011LSP Lemhanas 799012LSP Lemhanas 799013LSP Lemhanas 799014LSP Lemhanas 799015LSP Lemhanas 799016LSP Lemhanas 799017LSP Lemhanas 799018LSP Lemhanas 799019LSP Lemhanas 799020

Penulis: admin

  • Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

    Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

     

     

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera
    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

    Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

     

     

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera
    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan (Ist)

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran mempercepat pemulihan bencana alam di wilayah Sumatera. Hal ini di antaranya dengan mengebut pembukaan akses jalan dan jembatan.

    1. Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyebutkan, personel juga secara langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

    Dedi menyatakan, untuk mempercepat pemulihan, berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan, sudah dikerahkan.

    “Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung mengecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” kata Dedi kepada awak media di Aceh, Sabtu (27/12/2025).

    Menurut Dedi, setelah ditinjau, salah satu faktor utama mempercepat pemulihan setelah bencana adalah membuka akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana.

    “Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” ujar Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaPolri Kebut Identifikasi Jenazah Korban Bencana Sumatera

    Polri juga menyalurkan paket sembako yang didistribusikan Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

    “Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” ucap Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaBNPB: Korban Meninggal Bencana di Sumatera Bertambah Jadi 1.137 Orang dan 163 Hilang

    Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat sholat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

    Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas rusak berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

    “Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

    Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan rusak parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

    “Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” tuturnya.

    Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

    Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

    Untuk memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

    Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

    “Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

    Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

    “Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” tutur Dedi.

  • Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan (Ist)

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran mempercepat pemulihan bencana alam di wilayah Sumatera. Hal ini di antaranya dengan mengebut pembukaan akses jalan dan jembatan.

    1. Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyebutkan, personel juga secara langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

    Dedi menyatakan, untuk mempercepat pemulihan, berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan, sudah dikerahkan.

    “Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung mengecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” kata Dedi kepada awak media di Aceh, Sabtu (27/12/2025).

    Menurut Dedi, setelah ditinjau, salah satu faktor utama mempercepat pemulihan setelah bencana adalah membuka akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana.

    “Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” ujar Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaPolri Kebut Identifikasi Jenazah Korban Bencana Sumatera

    Polri juga menyalurkan paket sembako yang didistribusikan Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

    “Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” ucap Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaBNPB: Korban Meninggal Bencana di Sumatera Bertambah Jadi 1.137 Orang dan 163 Hilang

    Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat sholat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

    Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas rusak berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

    “Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

    Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan rusak parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

    “Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” tuturnya.

    Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

    Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

    Untuk memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

    Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

    “Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

    Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

    “Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” tutur Dedi.

  • Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan

    Kapolri Instruksikan Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Kebut Buka Akses Jalan dan Jembatan (Ist)

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran mempercepat pemulihan bencana alam di wilayah Sumatera. Hal ini di antaranya dengan mengebut pembukaan akses jalan dan jembatan.

    1. Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyebutkan, personel juga secara langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

    Dedi menyatakan, untuk mempercepat pemulihan, berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan, sudah dikerahkan.

    “Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung mengecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” kata Dedi kepada awak media di Aceh, Sabtu (27/12/2025).

    Menurut Dedi, setelah ditinjau, salah satu faktor utama mempercepat pemulihan setelah bencana adalah membuka akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana.

    “Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” ujar Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaPolri Kebut Identifikasi Jenazah Korban Bencana Sumatera

    Polri juga menyalurkan paket sembako yang didistribusikan Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

    “Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” ucap Dedi.

    Baca Juga:
    baca_jugaBNPB: Korban Meninggal Bencana di Sumatera Bertambah Jadi 1.137 Orang dan 163 Hilang

    Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat sholat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

    Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas rusak berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

    “Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

    Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan rusak parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

    “Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” tuturnya.

    Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

    Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

    Untuk memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

    Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

    “Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

    Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

    “Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” tutur Dedi.

  • Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Di tengah sisa-sisa luka pascabanjir besar yang melanda Aceh Tamiang, harapan kembali disemai di SD Negeri Simpang Kiri. Lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah seolah menjadi saksi bisu betapa berat ujian yang dilalui dunia pendidikan. Namun, dari kepedulian dan ketulusan, harapan itu kembali bangkit.

    Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus bangsa, personel POLAIRUD Polda Aceh turun langsung melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tanpa mengenal lelah, mereka bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang memenuhi ruang-ruang belajar serta area sekitar sekolah.

    Satu demi satu ruang kelas dibersihkan. Keringat yang bercucuran menjadi bukti pengabdian, sementara senyum dan semangat kebersamaan menjadi penguat langkah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat ruang kelas berhasil dibersihkan, menghadirkan kembali ruang belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi para siswa untuk menatap masa depan mereka.

    Lebih dari sekadar membersihkan sekolah, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan kepedulian bersama. Sebuah pesan bahwa di tengah bencana, kebersamaan adalah kekuatan, dan pendidikan tetap harus berdiri kokoh.

    Bersama kita kuat, bersama kita pulih.
    Polri Peduli, Polri untuk Masyarakat.

    POLRI UNTUK MASYARAKAT

  • Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Di tengah sisa-sisa luka pascabanjir besar yang melanda Aceh Tamiang, harapan kembali disemai di SD Negeri Simpang Kiri. Lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah seolah menjadi saksi bisu betapa berat ujian yang dilalui dunia pendidikan. Namun, dari kepedulian dan ketulusan, harapan itu kembali bangkit.

    Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus bangsa, personel POLAIRUD Polda Aceh turun langsung melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tanpa mengenal lelah, mereka bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang memenuhi ruang-ruang belajar serta area sekitar sekolah.

    Satu demi satu ruang kelas dibersihkan. Keringat yang bercucuran menjadi bukti pengabdian, sementara senyum dan semangat kebersamaan menjadi penguat langkah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat ruang kelas berhasil dibersihkan, menghadirkan kembali ruang belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi para siswa untuk menatap masa depan mereka.

    Lebih dari sekadar membersihkan sekolah, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan kepedulian bersama. Sebuah pesan bahwa di tengah bencana, kebersamaan adalah kekuatan, dan pendidikan tetap harus berdiri kokoh.

    Bersama kita kuat, bersama kita pulih.
    Polri Peduli, Polri untuk Masyarakat.

    POLRI UNTUK MASYARAKAT

  • Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Pak Polisi Tolong Bersihin Sekolah Kami

    Di tengah sisa-sisa luka pascabanjir besar yang melanda Aceh Tamiang, harapan kembali disemai di SD Negeri Simpang Kiri. Lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah seolah menjadi saksi bisu betapa berat ujian yang dilalui dunia pendidikan. Namun, dari kepedulian dan ketulusan, harapan itu kembali bangkit.

    Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus bangsa, personel POLAIRUD Polda Aceh turun langsung melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Tanpa mengenal lelah, mereka bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang memenuhi ruang-ruang belajar serta area sekitar sekolah.

    Satu demi satu ruang kelas dibersihkan. Keringat yang bercucuran menjadi bukti pengabdian, sementara senyum dan semangat kebersamaan menjadi penguat langkah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat ruang kelas berhasil dibersihkan, menghadirkan kembali ruang belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi para siswa untuk menatap masa depan mereka.

    Lebih dari sekadar membersihkan sekolah, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan kepedulian bersama. Sebuah pesan bahwa di tengah bencana, kebersamaan adalah kekuatan, dan pendidikan tetap harus berdiri kokoh.

    Bersama kita kuat, bersama kita pulih.
    Polri Peduli, Polri untuk Masyarakat.

    POLRI UNTUK MASYARAKAT

  • Tangani Banjir Sumatera, Polri Siapkan Ekskavator dan Truk Dump

    Tangani Banjir Sumatera, Polri Siapkan Ekskavator dan Truk Dump

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak. (Beritasatu.com/Aulia Rahman)

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

     

    “Peralatan-peralatan berat, tadi Pak Astamaops sudah menyampaikan kepada saya, untuk dozer, ekskavator, kemudian truk dump juga kita persiapkan. Hari ini kita sudah persiapkan,” ujarnya di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

    Dedi menegaskan, dirinya akan mengecek langsung kesiapan operasional alat-alat berat tersebut pada Sabtu (27/12/2025). Pengecekan dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar penanganan pascabencana berjalan optimal dan tepat sasaran.

    Ia memaparkan fokus utama Polri dalam satu bulan ke depan, meliputi mitigasi bencana, penyaluran bantuan logistik, penyediaan tenaga kesehatan, serta perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.

    Salah satu infrastruktur yang menjadi prioritas adalah pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di lokasi pengungsian, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan. Polri berkomitmen menambah jumlah sumur bor di daerah terdampak.

    “Targetnya ada sekitar 300 lokasi sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” ungkap Wakapolri.

    Selain itu, Polri juga memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak telah dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk jalur udara. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, obat-obatan, hingga air mineral.

    “Sesuai arahan Pak Kapolri, komitmen Polri adalah hadir untuk masyarakat dan harus berada di tengah masyarakat,” pungkas Dedi.

  • Tangani Banjir Sumatera, Polri Siapkan Ekskavator dan Truk Dump

    Tangani Banjir Sumatera, Polri Siapkan Ekskavator dan Truk Dump

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak. (Beritasatu.com/Aulia Rahman)

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan kesiapan alat berat untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini diambil guna mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

     

    “Peralatan-peralatan berat, tadi Pak Astamaops sudah menyampaikan kepada saya, untuk dozer, ekskavator, kemudian truk dump juga kita persiapkan. Hari ini kita sudah persiapkan,” ujarnya di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

    Dedi menegaskan, dirinya akan mengecek langsung kesiapan operasional alat-alat berat tersebut pada Sabtu (27/12/2025). Pengecekan dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar penanganan pascabencana berjalan optimal dan tepat sasaran.

    Ia memaparkan fokus utama Polri dalam satu bulan ke depan, meliputi mitigasi bencana, penyaluran bantuan logistik, penyediaan tenaga kesehatan, serta perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.

    Salah satu infrastruktur yang menjadi prioritas adalah pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di lokasi pengungsian, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan. Polri berkomitmen menambah jumlah sumur bor di daerah terdampak.

    “Targetnya ada sekitar 300 lokasi sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” ungkap Wakapolri.

    Selain itu, Polri juga memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak telah dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk jalur udara. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, obat-obatan, hingga air mineral.

    “Sesuai arahan Pak Kapolri, komitmen Polri adalah hadir untuk masyarakat dan harus berada di tengah masyarakat,” pungkas Dedi.